Mekanika Tanah


Mempelajari mekanika Tanah bertujuan untuk menyelidiki sifat – sifat kekakuan tanah, dipandang dari sudut tehnik sipil, yaitu terutama tanah untuk dasar bangunan dan tanah sebagai bahan bangunan. Tanah dalam bidang Mekanika Tanah adalah kumpulan butir – butir mineral alam yang dihasilkan oleh pelapukan dari  batuan – batuan atau butir – butir yang mudah dipisahkan satu sama lain, bila perlu dengan bantuan air.

Ilmu Mekanika Tanah merupakan salah satu disiplin ilmu dalam Teknik Sipil yang khusus mempelajari jenis – jenis tanah, kekuatan tanah, perubahan – perubahan tanah serta stabilitas tanah pada bangunan.

Untuk mendapatkan data yang akurat dan dapat dipertanggungjawabkan, maka harus diadakan Baring atau sampling untuk mendapatkan contoh tanah yang undisturb dari suatu lokasi untuk diselidiki sifat dan karakteristiknya. Kemudian untuk mendapatkan sifat fisik tanah, maka hasil Baring atau sampling tanah tersebut dianalisa di laboratorium.

TERJADINYA TANAH

Terjadinya tanah karena adanya pelapukan, karena iklim yang bekerja terus – menerus pada batu – batu yang merupakan kulit bumi.

Pelapukan adalah penghancuran secara chemis atau secara physis.

–                 Secara Chemis : Karena Oksidasi gradasi karena adanya air.

–                 Secara Physis : Karena panas dingin.

Tanah yang dihasilkan karena adanya pindahan air (sungai) disebut “Tanah Allovial”. Tanah ini mula – mula berupa butiran besar kemudian menjadi kecil, biasanya berlapis – lapis dan seragam.

Tanah yang dipindahkan oleh angin disebut “Tanah Acolian”. Tanah ini mempunyai ukuran butiran yang hampir sama. Kalau endapan – endapan itu dipersatukan oleh suatu bahan perekat maka terjadilah Cadas atau disebut juga Sedimenory Rock.

MACAM PENYELIDIKAN

Penyelidikan sifat – sifat dan karakteristik tanah hasil Baring atau Sampling banyak macamnya. Hal ini dikarenakan keterbatasan waktu dan alat yang digunakan uuntuk menyusun laporan ini guna membahas stabilitas tanah pada suatu tempat tinggal, kantor – kantor, kios atau toko, dan lain – lain baik yang bertingkat ataupun single floor.

Adapun Penyelidikan yang dilakukan adalah:

1. Di lapangan:

a. Ring Density

b. Test Pit

c. Sand Cone

2. Di Laboratorium:

a. Percobaan Kadar Air

b. Percobaan Pemadatan tanah (Proctor)

c. Percobaan Batas Attenberg (Batas Cair dan Batas Plastis

d. Percobaan Berat Jenis

e. Pemeriksaan Distribusi Ukuran Butiran

Uraian mengenai percobaan – percobaan tersebut meliputi:

–                 Maksud Penelitian

–                 Pelaksanaan

–                 Hasil Pengamatan

–                 Hitungan

–                 Pembahasan

–                 Kesimpulan

–                 Gambar Kerja

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s